Home
IPA
Soal Jawab Gelombang dan Optik (2)

Soal Jawab Gelombang dan Optik (2)

0 Comments
Tinjaulah dua sumber titik S1 dan S2 di dalam gambar di bawah yang memancarkan gelombang-gelombang yang frekuensinya sama dan amplitudonya sama. Gelombang-gelombang tersebut berangkat di dalam fase yang sama, dan hubungan fase ini di sumber-sumber dipertahankan sepanjang waktu. Tinjaulah titik P dimana r1  adalah hampir sama dengan r2.

(a) Perlihatkan bahwa superposisi kedua gelombang ini memberikan sebuah gelombang yang amplitudonya berubah dengan kedudukan P kira-kira menurut persamaan :
dimana r = ( r1+r)/2.

(b) Kemudian perlihatkan bahwa pembatalan seluruhnya terjadi bila
n adalah sebarang bilangan bulat, dan penguatan seluruhnya akan terjadi bila r1−r2=nλ.
Tempat kedudukan titik-titik yang perbedaan jaraknya dari dua titik tetap adalah konstan adalah sebuah hiperbola, dan titik-titik tetap tersebut adalah titik pusatnya. Maka setiap nilai n memberikan sebuah garis interferensi konstruktif yang hiperbolik dan sebuah garis interferensi destruktif yang hiperbolik. Di titik-titik dimana r1 dan r2 adalah tidak kira-kira sama (seperti di dekat sumber-sumber), maka amplitudo-amplitudo gelombang dari S1 dan S2 berbeda dan pembatalan hanyalah merupakan pembatalan parsial.


Solusi

a) Kedua gelombang dari S1 dan S2 merupakan gelombang sferis, sehingga untuk gelombang tersebut berlaku persamaan :
Dimisalkan :
Untuk rberlaku :
Untuk rberlaku :
Sehingga :
dan

Dari soal diketahui bahwa r1 hampir sama dengan r2 artinya r1r2, maka pada keadaan ini amplitudo y=y1+y2.
Dalam hal ini karena

Sehingga amplitudo dari superposisi kedua gelombang tersebut ialah :

b) Pembatalan seluruhnya terjalin dengan membuat amplitudo superposisi kedua gelombang jadi nol( 0), sehingga hendak jadi:

karena
persamaan di atas akan berubah menjadi :
dengan n = 0, 1, 2, 3, ...
Maka nilai untuk pembatalan seluruhnya ialah


Penguatan total hendak terjalin bila amplitudo bernilai maks(±1), sehingga persamaannya hendak jadi:
karena
persamaan di atas akan berubah menjadi :
dengan = 0, 1, 2, 3, ...

Maka nilai untuk penguatan seluruhnya yaitu

No comments

Popular Posts

Asal Mula Terjadinya Negara

Asal Mula Terjadinya Negara

Asal Mula Terjadinya Negara Asal mula terjadinya negara dapat dilihat dari dua pendekatan : 1. Pendekatan Factual Yaitu dengan melihat keny...